Saturday, December 31, 2011

Thinking about anything!

Mungkin ini yang dialami semua mahasiswa/i semester 5 (lima) di Jurusanku. Banyak Laporan yang saling susul menyusul satu persatu. Belum lagi dikejar deadline yang harus dikumpulkan. Responsi berturut - turut. Praktikum yang belum ada habisnya dan sederet panggilan ujian yang masih menunggu. Otak serasa diperbudak harus mengerjakan semuanya tanpa henti. Sekalipun terhenti, langsung rentetan tugas menunggu ibarat pengamen datang silih berganti di depan rumah satu persatu. Sebenarnya, bangku kuliah digunakan untuk menggali ilmu setinggi langit. Namun, sekarang, banyak salah diartikan. Tugas dan Laporan yang utama. Energi saya juga habis terforsir untuk itu semua. Bukan untuk mengejar ketertinggalan Ilmu. Namun semata - mata hanya untuk mendapat nilai A+ serendahnyapun B-. Sungguh sangat miris sekali melihat uang orang tua yang (mungkin bagi orang kaya tak apalah) habis terkuras tiap satu semester hanya digunakan untuk hal semacam ini. 
Namun, bagi saya, selagi masih ada waktu, perpustakaan adalah sumber semua solusi segala masalah. Baik itu perpustakaan jurusan maupun perpustakaan pusat. Berbagai pentingnya perpustakaan bagi seorang mahasiswa. Sangat di sayangkan jika para mahasiswa dalam studinya tidak pernah menyentuh yang namanya perpustakaan. Tiap lembar yang dicetak dari satu abad yang lalu, hingga tulisan - tulisan lusuhpun masih sangat bermanfaat sekali. Itupun bagi mahasiswa yang menyukai membaca dan ingin menggali keingintahuannya. Ya! Karena buku adalah jendela dunia. Tidak mungkin dipungkiri hal tersebut.
Namun, seiring berkembangnya jaman, era buku telah digantikan dengan era digital. Banyak sekali link - link yang menawarkan mendownload segudang materi. Cukup mudah saja. Klik download dan save. Voila! semua ilmupun ada. Tidak usah membawa buku berat dan tas ransel besar. Cukup laptop, smart phone, netbook, atau tablet, semua bisa. Herannya lagi, harga mendownload lebih sering dengan konten "gratis" dan tidak dipungut biaya. Jika dipungut biaya, itupun tidak perlu menghabiskan waktu maupun uang yang banyak. Tersedia konten eypal dan rekening bank yang bisa menstransfer uang. Sungguh canggih! 
Setelah berkutat dengan segala unek - unek yang selalu terlintas dipikiran saya, sekarang sudah saatnya saya meninggalkan unek - unek tersebut. Menatap masa depan. Harus! Mungkin butuh usaha extra dan doa yang kuat. Aku yakin semua beres. Namun, bagiku, sebelum aku melewati masa transformasi untuk ke jenjang selanjutnya, harus ada yang namanya ujian. SKRIPSI namanya. Aku sering gelisah jika mendengar kata tersebut. "Kenapa?" begitu pertanyaan temanku saat aku ceritakan masalahku.
"Aku butuh waktu berbulan - bulan untuk mengadakan penelitian. JIka gagal sekali, harus kembali dari awal start tadi. Belum lagi ujian dengan serentetan pertanyaan dari para dosen - dosen yang memburuku" bagitulah jawabku. Namun, aku sangat berharap. Jika aku melewati masa gila tersebut, aku harus bisa dan harus yakin lancar. Karena setelah skripsipun, aku masih memikirkan apa yang dinamakan pijakan hidup, yaitu JOB.

No comments:

Post a Comment